cinta pada pandangan pertama?
sepertinya aku masih belum percaya dengan kata-kata tersebut.
apakah itu memang cinta ataukah hanya sekedar mengaguminya sesaat??
tapi kali ini begitu berbeda,
dia begitu indah
dia mengalihkan pendanganku,
dia makhluk terindah yang Tuhan ciptakan.
ada suatu kharisma yang tertanam didirinya.
mungkin sewaktu menciptakannya,Tuhan sangat bersemangat membentuknya.
dia bagaikan mlaikat,
malaikat tanpa sayap yang berwujud menjadi manusia biasa.
aku tau setiap manusia tidak ada yang sempurna,tapi seolah-olah kekurangannya berlalu berhembus searah dengan arah tiupan angin.
aku tak mengetahui namanya,
memang kedengaraanya konyol,tapi itulah kenyataannya.
rambutnya bergelombang menggambarkan satu gunung dan satu lembah.
matanya bulat sebulat ban mobil vios B 86 KEN yang sedang di terparkir di garasi depan rumahku.
matanya bersinar dan bening,seperti piring yang habis di cuci menggunakan sabun sunlight
hidungnya mancung lurus,mungkin mancungnya 45 derajat
bibirnya merah seperti buah delima
dagunya muncul seperti perahu satu-satunya ditengah pantai
alisnya hitam tebal rapi bak menambah tajam matanya
bulu matanyapun lentik,setiap berkedip selalu menambah nilai plus dalam dirinya
kulitnya putih seperti buah langsat.
ketika dirinya tersenyum matanya sangat meneduhkan skali,bibirnya merekah,pipinya mengembang,hidungnya tegap.
di antara deretan stan yang berjejer hari itu,aku hanya ingin berdiri lama-lama di depan stan mewakili kampusnya.
kampus di daerah depok (jawa barat) tapi bukan termasuk perguruan tinggi negeri jawa barat.
melainkan perguruan tinggi negeri di provinsi DKI Jakarta
cukup mengetahui kau kuliah dimana dan jurusan apa mungkin sudah terasa sangat cukup untukku,,
walaupun hasrat hati ingin lebih jauh mengenalmu
mungkin itu pertama dan terakhir kali aku bertemu denganmu.
seseorang tanpa nama yang mungkin ku kagumi,bukan ku cintai

Tidak ada komentar:
Posting Komentar